tentang harta

2011/05/02

Sejak dulu banyak yang mengabaikan, bahkan menapikan harta-kekayaan (atau ke-dunia-an dalam arti selain akhirat). Sikap ini, salam beberapa kontek, dapat menjadi berbahaya. Diantara akibat sikap tersebut adalah lebih mementingkan urusan ukhrowi daripada duniawi.

Kita tau bahwa dalam Rukun Islam ada kewajiban berpuasa dan berbuka dari puasa; ada kewajiban untuk berjakat (fitrah); juga mencintai kaum kurang beruntung. Itu tentang ke-dunia-an untuk akhirat. Saya kira, kurang bijak jika antara dua hal tersebut dipertentangkan atau diperandingkan, dunia dan akhirat adalah kesatuan tak terpisah dalam menunaikan tugas keimanan.

Harta (saya sebut sebagai yang mewakili segala hal ke-dunia-an) adalah bagian penting dalam menunaikan kewajiban iman kita. Karena Islam mewajibkan penunaian rukun-rukunnya sebagai misal di atas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: