Maaf dan Terimakasih

2011/02/28

Ada pepatah “sepelit-pelitnya orang adalah dia yang irit mengucapkan ‘maaf’ dan ‘terimakasih’”. Ketika kita merasa bersalah, atau ketika kita menangkap kekecewaan pada orang lain yang kita duga sebagai akibat kekeliruan kita, maka kita di anjurkan untuk mengucapkan ‘maaf’. Ketika kita merasa terbantu maka kita dianjurkan untuk mengucapkan ‘terimakasih’.

Bagaimana jika ‘maaf’ dan ‘terimakasih’ sering diucapkan? Apakah itu lebih baik? (perlu kita ingat bahwa setiap kesimpulan memiliki “ke-kecuali-an”).

Ketika kita mengatakan ‘maaf’, itu menunjukkan bahwa kita melakukan kekeliruan, atau setidaknya kita merasa bahwa kita telah keliru. Jika kita sering mengatakan ‘maaf’, berarti kita sering (merasa) melakukan kekeliruan. Maka, yang dimaksudkan itu menunjukan bahwa kita tergolong orang yang malas tafakur, malas melakukan penalaran (merasa dan memikir atau mencoba memahami perasaan dan pemikiran sebagai citra segenap kenyataan).

Ketika kita mengatakan ‘terimakasih’, itu menunjukkan bahwa kita memiliki hutangjasa, atau setidaknya kita merasa berhutangjasa. Jika kita sering mengatakan ‘terimakasi’, berarti kita (merasa) sering berhutang. Maka, yang dimaksudkan itu menunjukkan bahwa kita adalah orang yang tidak mampu, terlepas apakah karena suatu keterbatasan atau karena memang tidak memiliki kehendak untuk mampu.

Selain yang telah disebutkan di atas, sering mengatakan ‘maaf’ dan ‘terimakasih’ akan mengakibatkan berkurangnya makna kata tersebut. Karena ‘maaf’ dan ‘terimakasih’ akan menjadi ungkapan latah. Yang kumaksud ungkapan latah itu ungkapan yang tanpa kesadaran pun akan terungkapkan, seperti ungkapan orang terkena kaget, sehingga tidak teringat apa yang diwakili oleh kata tersebut dan mengapa mengungkapkannya.

Iklan

4 Tanggapan to “Maaf dan Terimakasih”

  1. lina sophy said

    termasuk saya… sering kali mengucapkan 2 kata itu
    jadi mikir… itu karena sebuah kebiasaan dan mungkin benar lupa dengan maknanya.
    “eh maaf… oya makasih ya…” Latah… 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: