PEMBUKAAN

2010/05/29

Setelah semua persiapan kelar, di sela rehat mereka, orbrolan tertuju pada siapa yang akan menyampaikan bait samputan dan menggunting pita. A lot, karena saling menunjuk dan menyatakan tidak sanggup. Akhirnya, disepakatilah siapa yang akan mewakili mereka. Entah bagaimana caranya.Acara dimulai. Setelah beberapa tamu kehormatan menyampaikan sambutannya, tibalah giliran Fajro tampil untuk sampaikan bait sambutan sekaligus mengguting pita. Fajro sebisanya menekan kegugupan. Semakin berdebar jantungnya ketika pemandu acara mempersilahkannya.

Salam sejahtera. Salam untuk semua maksud baik kita, tujuan baik kita, dan upaya-upaya baik kita. Terimakasih bagi anda semua sebab berkenan sisihkan waktu sekedar untuk menghadiri acara yang serba kekurangan ini.

Diam sejenak. Ia lupa rangkai kalimat yang di susun secara rame-rame. Ia menjeda, mencoba mengingat-ingat kalimat yang sudah ia hafalkan semalaman. Fajro tersenyum. Ia tak peduli lagi apa yang ia hafalkan semalaman.

Terdengar tawa kecilnya seiringan dengan maaf, saya gugup. Gugup karena di hadapan saya memang orang-orang pandai berpengalaman. Tapi itulah sebabnya kami mengundang anda sekalian. Tidak sekedar untuk hadir, mendengarkan sambutan-sambuta, dan melihat bagaimana cara saya memotong pita itu. Kami harap, andah semua berkenan menyimak dan memberi penilaian terhadap kami. Itu penting bagi kami. Itu akan menjadi nasihat terbaik di hari kelahiran ini.

Semoga, segera setelah selesai sambutan saya ini, Aksaraku akan segera lahir untuk membantu membabat alas kebodohan yang masih mnyedihkan. Memang, ini sebuah cita-cita. Tetapi itulah yang senantiasa akan kami upayakan raihannya. Sebuah  ruang bagi siapa saja yang hendak belajar, yang hendak berbagi ilmu dan pengetahuan, yang hendak mengungkap bakat dan mengembangkanya, adalah Aksaraku.

Kami tidak memandang aksara sebagai tulisan atau rakai huruf, tetapi aksara sebagai symbol. Sebuah karya cipta yang akan memuat serangkaian idea siapa saja kepada siap saja. Lebi jelasnya, nanti akan kami haturkan dengan hormat catatan tentang Aksaraku. Di sini lah kita akan belajar bersama-sama.

Salam untuk segenapnya mengakhiri sambutan Fajro, diiringi tepuk tangan hadirin. Pemandu acara langsung mempersilakan Faro untuk menggunting pita sebagai tanda lahirnya Aksaraku sebagai gubuk yang menaungi para bembelajar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: