Sebuah Sisi Lain

2010/05/15

ada hal yang harus dimengerti semua orang
tentang setiap sisi kehidupan manusia
yang tanpa sadar kita pandang sebelah mata
tentang ampas yang kita buang sehari-hari

apakah itu akan terurai sendirinya??
dan menjadi mengalir terlupakan??

tentang seorang pemulung
*diam sejenak-merenungkan-merunduk*

coba fikirkan bila tanpa mereka-mereka!

hidup dikota sebagai pemulung dan pulang ke desa membawa rupiah untuk menyenangkan hati keluarganya…!!

seperti selebritis masuk kampung, dia di elu-elukan,,

tapi beda halnya dengan seonggok pemngemis yang hanya menengadahkan tangan menanti uluran
*bukan karena ia tidak mampu dan tidak berdaya!
tapi karena malas bekerja!

kulihat dalam nyata,, mereka meronta seolah tidak ada lagi yang bisa mereka kerjakan
kecuali meminta shodaqoh

mereka mengejar mobil-mobil yang melintas demi mendapatkan lemparan receh
tak hanya yang renta,,
tapi yang muda dan balita!

sungguh miris aku melihatnya,,
apalagi bila ada seorang ibu menggendong anaknya
atau menenteng tas kumal dan berbaju lusuh!

ya aLlah,,,,
ya rabb…
dalam hampa ini aku tafakur,,

aku tidak menulis celoteh yang hanya ingin menjadi terkenal dikalangan teman-teman semua,,
tapi coba fikirkan.

*sebuah intuisi_pangeling eling dulur kabeh sareng simkuring nyalira*

qq_khay@yahoo.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: