Si Hitam Manis

2010/05/09

Dalam segala yang kurasa, dalam segala yang kupikir. Dalam segala suasana, setialah ia menemani. Kucumbui sesuka-suka. Aku menikmatinya.

Sesekali yang sering, aku godai ia. Tersipu dengan senyumnya yang lenakan angan. Cukup bergumam dalam hati, ”kemarilah, cumbui aku, sayang!” dan ia mengerti. Bila wajahku murung, ia akan datang dan berkata ”biar kuhangatkan kau”.

”Manjai aku ini, sayang! Kemarilah! Dengar, aku merinduimu. Hitam Manis, hei, manjai aku!”

14 Juli 2009 parigimulya

Iklan

6 Tanggapan to “Si Hitam Manis”

  1. vyerlla said

    Like this deh…
    Di secangkir kopi itu
    Ada buih yang mengesankan
    Ada ampas yang tak kumengerti
    Lantas pergi

    Ngopi ngopi…

  2. kopi teruuuuuuuussss… td begitu liat judul pasti “ngopi” 😀

  3. si hitam manis yang selalu kurindukan…= kopi ngopi doeloe…..hahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: