Bila Surya Tenggelam

2010/04/20

Manzilah telah ditetapkan dengan sempurna. Maka waktu adalah makhluk utama kesempurnaannya. Dan sang Kini memang seperti mimpi, tak sempat ternikmati. Biar, nikmati saja segala penyesalan demi sempurnanya kesadaran.

Setelah gelap, merangkanlah kepermukaan. Dengan teratur matahari bagikan terangnya untuk segenapnya. Sekarang telah tahu bahwa insan tak pernah sendirian. Bagaimana mungkin harapan akan lari untuk menghilang atau sekedar memudar? Tenang saja!

Soalan berganti, bertambah, bahkan menumpuk jadinya, seiring jumlah langkah yang semakin banyak. Jawabnya ada di antara gelaran kesabaran yang dinikmati sebagai cinta. Matahari, kau telah terbit, kau telah berkenan hadirkan segala warna, kau telah sempat hanguskan peragu dan penggelisah, akankah kau hangatkan beku nalarku? Atau kau memanaskannya hingga binasa kearifan bagi segenap sayang? Atau…?

Manzilah kembali menyeru dengan rahasia yang tetap. Dan, senja tenggelamkan siang yang memang ingar, yang sering membuat terasing. Maka turunlah matahari, menghormati malam.

Malam yang pudarkan warna-warna. Malam yang sembunyikan warna-warna. Malam yang rahasiahkan warna-warna. Dan malam yang menyelimuti semesta dengan gelapnya. Tapi ada kehendak hadirkan terang. Maka datanglah utusan, bintang-bintang yang temaram dan rembulan yang taat. Wahai malam, kubuka selimutmu dengan pegangan jiwaku, kuungkap rahasiahmu dengan pandanganku, kupelngikan hitammu dengan jagaku, izinkan aku! Maka terangkanlah!

Parigimulya 21 September 2009

Iklan

4 Tanggapan to “Bila Surya Tenggelam”

  1. ulan said

    manzilah itu?

  2. selamat pagi…
    masih tentang waktu?
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: