BENAK DALAM JENAK

2012/01/19

melambung, menukik, menggebu-gebu seperti angin.
ingin ini terasa memaksa, tak peduli apa yang kumiliki.
jiwa terlempar, raga terdampar, getir dan sendu.
pudar gemerlapnya, redup kemilaunya, semangat menguap.

maka,

berhenti sejenak, diam dalam hening dan ingar.
menjejak kembali, kumpulkan jejak-jejak.
mungkin, masih dapat kusimak makna, yang dulu tak pernah kuperhatikan.
mungkin, masih dapat kususunkan tangga hingga aku memuncak.

…maka,

tenang, tenangkanlah, tenanglah jiwa yang tak tenang.
bening, beningkanlah, beninglah jiwa yang tak bening.
terang, terangkanlah, teranglah jiwa yang tak terang.
senyum, senyumkanlah, tersenyumlah jiwa yang tak senyum.
cinta, cintakanlah, cintalah jiwa yang tak cinta.
dan Kau, sampaikanlah, sampailah titikku bersamaMu.

parigi, 2011

6 Tanggapan to “BENAK DALAM JENAK”

  1. Vyerlla Apri berkata

    asa nuju mepende

  2. kunyil berkata

    Ini dongeng ttg apa?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s